1. Layanan Utama
Layanan utama dari KPI-CSIRT yaitu :
1.1 Pemberian peringatan terkait Keamanan Siber
Memberikan informasi tentang potensi ancaman siber, kerentanan, dan serangan yang mungkin terjadi kepada seluruh pihak terkait mencakup penyebaran peringatan melalui berbagai saluran komunikasi seperti email, notifikasi, atau portal keamanan internal untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan.
1.2 Perumusan panduan teknis penanganan Insiden Siber
Menyusun panduan teknis mengenai langkah-langkah penanganan insiden siber untuk memastikan respons yang efektif dan konsisten mencakup prosedur identifikasi, isolasi, mitigasi, dan pemulihan dari berbagai jenis insiden siber.
1.3 Pencataan setiap laporan/aduan yang dilaporkan, pemberian rekomendasi langkah penanganan awal kepada pihak terdampak
Pencatatan secara sistematis untuk analisis lebih lanjut dan dokumentasi historis. Setelah insiden tercatat, memberikan rekomendasi langkah-langkah penanganan awal kepada pihak yang terdampak.
1.4 Pemilahan (triage) Insiden Siber sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam rangka memprioritaskan Insiden Siber yang ditangani
penilaian awal untuk mengkategorikan dan memprioritaskan insiden berdasarkan tingkat keparahan dan dampaknya.
1.5 Penyelenggaraan kordinasi penanganan Insiden Siber kepada pihak yang berkepentingan
Komunikasi dan kolaborasi antara tim internal, penyedia layanan keamanan, penegak hukum, dan pihak eksternal lainnya untuk mengatasi insiden dengan cepat, meminimalkan dampak, dan memastikan pemulihan yang tepat.
1.6 Penyelenggaraan fungsi lainnya sesuai kebutuhan
Fungsi tambahan dalam penanganan insiden siber mencakup berbagai aktivitas yang mendukung upaya keseluruhan dalam menjaga keamanan siber.
2. Layanan Tambahan
Layanan tambahan dari KPI-CSIRT yaitu :
2.1 Pemberitahuan hasil pengamatan potensi ancaman
menginformasikan pihak stakeholder tentang ancaman siber potensial berdasarkan pemantauan berkelanjutan. Laporan ini mencakup temuan terbaru mengenai aktivitas mencurigakan dan kerentanan.
2.2 Pendeteksian Serangan
identifikasi aktivitas mencurigakan dan serangan siber dalam jaringan dan sistem organisasi menggunakan sistem deteksi intrusi (IDS), pemantauan log, dan analitik perilaku untuk mendeteksi tanda-tanda serangan, seperti upaya akses tidak sah, anomali lalu lintas jaringan, dan perubahan yang mencurigakan dalam konfigurasi sistem.
2.3 Analisis risiko keamanan siber
evaluasi sistem, jaringan, dan aplikasi untuk mengidentifikasi kelemahan dan menilai dampak serta kemungkinan dari berbagai jenis ancaman.
2.4 Konsultasi terkait kesiapan penanganan Insiden Siber
Layanan mengevaluasi dan meningkatkan kesiapan dalam merespons insiden siber mencakup review rencana respons insiden, latihan simulasi serangan, dan penyediaan rekomendasi untuk memperbaiki kebijakan dan prosedur keamanan.
2.5 Pembangunan kesadaran dan kepedulian terhadap Keamana Siber
Layanan edukatif yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan stakeholder dan Internal KPI serta pemangku kepentingan lainnya terhadap ancaman siber.